Catatan Dunia Menulis dan Kreativitas

01 January 2012

Resolusi, Kabah, dan Internet

2:46 AM Posted by Dyah Utami , 7 comments

Mengajar? Sama sekali nggak kepikiran!
Saya berdiri di pojok ruangan. Udara dingin dari AC mengalir menyambut kedatangan saya. Di hadapan saya, empat bocah mungil yang lucu sibuk bermain. Di mata semua orang, mereka adalah malaikat mungil. Namun di mata saya, mereka adalah monster yang siap mencacah saya. Jantung saya berdebar kencang, perut saya melilit. Saya berada di neraka.

Itulah perasaan saya ketika mendadak saya didaulat untuk menjadi pelatih kepenulisan untuk anak-anak. Tentu saja saya panik. Siapa saya yang ‘berhak’ jadi pelatih? Saya hanyalah mantan editor yang banting setir menjadi penulis, dan sekarang mencoba menjadi pelatih menulis. Di rumah, saat saya memikirkan pengalaman pertama saya itu, rasanya gila banget. Kok ya bisa-bisanya saya ‘terjerumus’ jadi pelatih begini?

GARA-GARA UMROH
Lima lembar kuning di meja saya menjelaskan semuanya pada saya. Itu adalah resolusi yang saya buat di hadapan Tuhan. Saat thawaf, saya memfokuskan diri  agar tulisan saya terkabulkan. Jadi, ini biang keladinya!

Untuk mewujudkan prestasi terbaik saya, saya harus memiliki expertise yang mendukung. Oleh karena itu saya berkomitmen untuk menjadi pakar di bidang: menulis fiksi bestseller dan motivator penulis. 

Berbagai aktivitas yang saya lakukan akan mengarah kepada peningkatan keahlian di bidang tersebut. Saya akan lebih banyak belajar tentang berbagai alternatif, metode dan cara menulis fiksi dan menyemangati orang untuk terus menulis hingga pesan saya bisa meresap ke dalam pikiran dan hati seseorang.

Tunggu dulu. Motivator? MOTIVATOR?  Tuhanku, karena itukah engkau jerumuskan aku menjadi pelatih?
Sepertinya iya. 

Oke. Berhenti sebentar. Ini peringatan untuk siapapun yang membaca blog ini. Hati-hati kalau berdoa karena Tuhan akan mengabulkannya. Ini serius, lho! Ia sudah menunjukkannya kepada saya. Memang sih jalannya lucu, lewat internet. Tetapi, jalannya Tuhan memang tidak tertebak, bukan? 

Tahun ini saya membuat novel bersama dengan teman-teman yang saya kenal melalui internet. Nggak cuma berteman, saya rasa kami jadi cukup dekat untuk terlibat di proyek-proyek kepenulisan. Bahkan kemudian,  salah satunya mengajak saya menjadi pelatih. Lalu mendadak, OMG! ada info pelatihan jadi trainer penulis yang saya dapatkan via facebook! Dan itu hitungannya hanya harian! Saya nggak kebayang deh kalau saya sampai melewatkan kesempatan itu. Saya benar-benar beruntung. Belum lagi ditambah klien pertama saya juga diperoleh grup teman saya melalui internet juga. Klop banget, kan? Memang rezeki saya mengalirnya lewat internet, nih. 


RESOLUSI 2012
Jadi, apa nih yang akan saya lakukan tahun 2012? Yang jelas saya akan terus menggunakan internet untuk mengembangkan usaha baru saya. Saya punya banyak sekali rencana yang berkaitan dengan internet. Awal tahun 2012 saja saya sudah merencanakan tiga pelatihan kepenulisan, di mana salah satunya gratis.
Selain itu, saya ingin mengintensifkan promosi novel saya viainternet. Tahun lalu, promosi via twitter dan goodreads.com menghasilkan hasil yang lumayan. 
Saya ingin meraih klien lebih banyak dan yang paling penting lagi, saya ingin menjangkau lebih banyak pembaca. Saya ingin bertemu dengan individu-individu yang positif, yang ingin menulis untuk menggetarkan hati manusia. Karena menurut saya sih, ehm, nggak ada yang lebih indah daripada sebuah tulisan (apapun bentuknya) selain tulisan yang mampu menggerakkan hati manusia ke arah kebaikan. 

Oh, ya. Lebih banyak komunikasi juga dengan Tuhan. Saya punya perasaan, saya  akan melihat lebih banyak lagi kejadian ajaib lagi. 

Bagaimana dengan kamu?